Skip to main content

Posts

Showing posts with the label ETS

Film Animasi "Jumbo" Mendobrak Rekor Box Office dan Berdampak pada Psikologi Anak Indonesia

  Film kartun "Jumbo" yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy telah menjadi fenomena nasional sejak peluncurannya awal tahun ini. Animasi yang mengisahkan realita hubungan keluarga dan anak yang dikemas dengan kisah pertualangan Don dan sahabat- sahabatnya ini tidak hanya mencatatkan rekor penonton di bioskop tanah air, tetapi juga mendapatkan apresiasi internasional atas kualitas visual dan pesan moral yang disampaikan. “Jumbo” berhasil meraih posisi ketiga film terlaris sepanjang masa di Indonesia dan menembus angka lebih dari 9 juta penonton sejak pertama kali hadir di layar kaca indonesia pada 31 maret 2025, menjadikannya film animasi Indonesia tersukses sepanjang massa. Dilansir dari unggahan terbaru akun Instagram resmi @jumbofilm_id, film animasi "Jumbo",  https://www.instagram.com/reel/DJ6L9hjv0wd/?igsh=eGd1MThoaWV2ZGFp Film “Jumbo” menempatkan posisi tiga besar film indonesia terlaris, bersanding dengan “KKN di Desa Penari (2022) dan “Agak Laen” (2024) sebaga...

Team Hindia Surabaya, Komunitas Terbuka untuk Para “Bayangan” Penggemar Musik Hindia

Surabaya -  "Bayangan," itulah yang menjadi sebutan untuk para penggemar band Hindia yang menjadi komunitas yang bernama Team Hindia. Di tengah gemuruh skena musik independen Indonesia, Hindia muncul sebagai salah satu sosok yang mampu menggerakkan pendengarnya secara emosional dan kolektif. Namun, siapa sangka di balik lagu-lagu kontemplatifnya, tumbuh pula komunitas penggemar yang aktif, terbuka, dan tersebar di berbagai kota. Team Hindia muncul sebagai wadah regional untuk para penggemar musik Hindia yang ingin terkoneksi lebih dalam. Foto Team Hindia buka bersama dengan Baskara (vokalis Hindia) di Kopitagram. Sumber : Instagram @teamhindia Team Hindia bukan sekadar fanbase biasa. Mereka hadir sebagai ruang pertemanan dan kolaborasi antaranggota yang dibentuk berdasarkan wilayah, seperti Surabaya, Jogja, dan Malang. Berbeda dengan komunitas lain yang tidak memiliki pembagian wilayah atau bahkan cenderung tertutup, Team Hindia justru menjunjung keterbukaan. Di tiap regi...

Mengungkap Trauma dan Memori Kolektif: Telaah Historis dan Efek Psikologis Film "Pengepungan di Bukit Duri"

Berlatar belakang tragedi kelam pada bulan Mei tahun 1998 di Jakarta, film "Pengepungan Di Bukit Duri" yang baru-baru ini tengah dirilis, bukan sekedar tontonan aksi yang mendebarkan. Namun lebih dari itu, karena film ini menawarkan lensa yang kuat untuk menelisik kembali peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia sekaligus menggali luka psikologis yang mungkin masih membekas hingga kini. Film ini memicu diskusi mendalam tentang sejarah asli yang pernah terjadi di negara kita, dan akan kemungkinan dampak psikologis yang dapat dipicunya. Poster film "Pengepungan Di Bukti Berduri" yang diunggah pada laman instagram @jokoanwar, https://www.instagram.com/p/DF4oEjYvih3/?utm_source=ig_web_copy_link Dari sudut pandang historis, "Pengepungan di Bukit Duri" menjadi representasi visual yang penting. Penggusuran dan kekerasan terhadap etnis tionghoa, serta perampasan ruang hidup, penghancuran komunitas yang telah terjalin erat selama beberapa generasi. Pada awal film, s...